Berita Terkait

Kamis, 12 Oktober 2023

Bagikan Nomor Induk Berusaha, Bahlil Ajak UMK Perseorangan Sorong Kreatif Manfaatkan Kekayaan Lokal

Sorong, 12 Oktober 2023 – Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menggelar kegiatan Pemberian Nomor Induk Berusaha (NIB) kepada pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) Perseorangan di Sorong, Papua Barat Daya kemarin pagi (11/10). Acara ini dihadiri langsung oleh Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia, Pj Gubernur Papua Barat Daya Mohammad Musa'ad dan jajaran pejabat dan mitra Kementerian Investasi/BKPM.

Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia secara simbolis kepada 9 (sembilan) dari 650 pelaku UMK perseorangan yang hadir dari Kota Sorong dan sekitarnya yang berasal dari mitra Kementerian Investasi/BKPM. Menurut Bahlil, untuk mengembangkan UMK Perseorangan di Sorong diperlukan peningkatan nilai tambah mengingat kebudayaan Sorong dapat menjadi inspirasi untuk menciptakan produk lokal yang lebih menguntungkan.


“Jadi kalau perlu urus izin sekarang mudah, mama-mama hanya butuh OSS (Online Single Submission). Saya buat permudah, tapi mama-mama harus kreatif contohnya jangan hanya menjual pinang tapi jus pinang, ini cara agar bisa membangun ekonomi buat keluarga. Bagi saya, Sorong adalah kenangan terindah yang merupakan bagian dari tanggung jawab moral saya. Setelah melihat perkembangan pemekaran, saya yakin Provinsi Papua Barat Daya adalah provinsi pemekaran yang paling maju dibanding dengan yang lainnya,” jelas Bahlil.


Pj. Gubernur Papua Barat Daya Mohammad Musa'ad mengungkapkan apresiasi kepada Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia dan jajaran yang telah memberikan kemudahan dalam pembuatan NIB melalui aplikasi OSS. Dengan adanya legalitas usahan, diharapkan dapat menjadi penggerak semangat UMK Perseorangan di Sorong.


“Saya mewakili pemerintah dan masyarakat memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya bagi Pak Menteri beserta seluruh jajaran yang telah datang ke Sorong. Dengan adanya kemudahan berusaha melalui NIB, diharapkan dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat untuk mendapatkan kesempatan yang lebih banyak dan di Papua Barat Daya, sekarang ada program PAPEDA (Pengembangan Perekonomian Pemuda),” ucap Musa’ad.


Pada kegiatan Pemberian NIB ini, Kementerian Investasi/BKPM bekerja sama dengan beberapa mitra yaitu Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya, Kota Sorong, Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Bank Rakyat Indonesia (BRI), Permodalan Nasional Madani (PNM), Garda Transfumi, Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI), Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI), dan Fatayat Nahdlatul Ulama.


Salah satu pelaku usaha di bidang kuliner, Jhony Weinand Dawan, yang berjualan mie sagu dan wedang jahe, mengungkapkan kemudahan dalam pembuatan NIB. Dengan mengurus legalitas usahanya, Jhony berharap dapat mengembangkan usahanya agar suatu saat dapat masuk ke pasar internasional.


"Saya berterima kasih karena pengurusan NIB itu tidak susah, mudah sekali, simpel, dan luar biasanya gratis. Saya bersyukur dengan NIB ini, saya punya izin usaha sehingga bisa suplai produk saya ke mal dan toko-toko. Impian ke depannya usaha mie sagu dan wedang jahe saya tidak hanya ada di dalam negeri tapi juga di pasar luar negeri," terang Jhony.


Berdasarkan data Kementerian Investasi/BKPM, sampai dengan 11 Oktober 2023, tercatat sebanyak 5.981.656 NIB telah berhasil diterbitkan melalui sistem OSS di seluruh wilayah Indonesia. Dari angka tersebut, 98% merupakan NIB pelaku UMK dan 2% pelaku usaha menengah dan besar. Sedangkan, khusus untuk Provinsi Papua Barat telah terbit sebanyak 14.696 NIB. Dengan adanya sosialisasi dan pemberian NIB ini, diharapkan para pelaku UMK dapat mengembang pasar usahanya di tingkat nasional maupun mancanegara.(*)



Untuk keterangan lebih lanjut dapat menghubungi:

Ricky Kusmayadi

Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi

Kementerian Investasi/BKPM

E-mail: rickykusmayadi@bkpm.go.id


Powered by sagara 2022